Austin Martin Posted on 12:31 pm

Mengerti ResultHK, Oleh Chunnel Lee


Tur Dunia Kong Dari Satu adalah pameran & konvensi terbaru buat menghormati almarhum Kong Dari Satu, seorang tokoh politik Indonesia dan penulis, pereka esai dan jurnalis terkenal yang juga menjabat sebagai caraka. Banyak bangsa nun bangga memiliki kepribadian politik dan toleran yang terhormat serta berpengaruh, yang berhasil membentuk bangsa dan masyarakat sedemikian rupa. Pandangan dan pendapatnya beragam dan tertanam kuat dalam pikiran dan prinsipnya. Nilai-nilai yang dia mendukung tinggi ini sering terwujud dalam lektur, esai, dan artikelnya.

Karena itu, kematiannya sangat menyentuh hati orang-orang yang mengelokkan mengenalnya. Sudah sepantasnya karya-karyanya kini akan disulap menjadi satu pameran yang menampilkan tulisan dan pidatonya bersama filsuf termasyhur China, Lin Yun yang biasa tampil di sampingnya. Dua-duanya telah melakukan jumlah penandatanganan buku tertentu bersama dan di setiap kali mereka pergi bersama, tiket dengan terjual habis sudah meningkat. Sekarang, tempat Hong Kong guna konferensi HK Hasil juga menjadi tuan rumah konferensi buat menghormati mendiang Kong Dari Satu.

Pada antara buku-bukunya yang terkenal adalah nun terkenal seperti Desolate Area, Taiwan: The Making of a Modern Country, & Desolate Area: Reflections on the Southern Shanxi Plain yang diakui secara ukuran. Karya lainnya termasuk nama pena dirinya dan istrinya, Lee, dan karya tersebut bersama seperti Kegiatan Buku Hong Kong, tur buku China, Yayasan Lee Kuan Yai: Asia Tenggara dan Refleksinya. Akan tetapi, karyanya yang paling terkenal dan dihormati adalah yang dia tulis selama tanda jabatannya sebagai presiden Federasi Asosiasi Universal Penulis dan Penulis (FIA WA) pada 2021-2. Di renggangan karya utamanya adalah bukunya Reklamasi, yang dibuat menjadi film fitur yang dibintangi Chow Yun-fat serta kemudian di tahun yang sama, menjadi buku terlaris internasional; The Power of Two, yang dibuat menjadi serial televisi dengan sukses dan uniform menjadi salah satu film dokumenter terpopuler di dunia; & yang terbaru, I Married a Cougar, yang memenangkan penghargaan khusus dari Federation of Publishers dalam kawasan Asia-Pasifik.

Karyanya yang paling kesohor mungkin berasal dari dua bukunya yang berjudul The Art of the Deal dan The Way of the Dragon. Yang pertama mengenai dengan bagaimana menahan berbagai kerumitan dalam bisnis sementara dengan kedua berkonsentrasi pada landasan filosofis dari cara berpikir khusus yang lazim dalam budaya Sino-Portugis. Sebagai seorang sosiolog, Homo mengungkapkan keyakinannya bahwa interaksi sosial adalah akar dari semata kejahatan masyarakat, jadi menyimpulkan bahwa keegoisan individu dapat membuahkan terciptanya keadaan dengan tidak diinginkan. Kecuali karyanya di lebar fiksi dan non fiksi, ia saja telah menerbitkan sekitar artikel di kronik akademik yang membincangkan tentang filsafat ketatanegaraan, sifat manusia, silsilah, sosiologi, teknologi, periklanan, komunikasi, dan sastra. Artikel-artikel ini telah diterjemahkan ke kian dari 20 kaidah.

Di antara karyanya yang diterjemahkan di dalam bahasa Inggris oleh Chunnel Lee adalah: The Perils of Self-Worth, terjemahan Chunnel Lee yang pertama-tama dirilis dalam bahasa Inggris sebagai Chinese Crossing the Water, Chinese Reflections on Man, Chinese Reflections on China, A Short History of the State, Sejarah Singkat Tiongkok, Sejarah Singkat Hong Kong, Refleksi Tiongkok tentang Manusia, Kontemplasi Tiongkok tentang Singapura, Refleksi Tiongkok pada Barat, Kondisi Wong, Kesedihan Manusia Timur, Tangga Perusahaan Publik, Tangga Surga, Tangga Cinta, Pengobatan Tiongkok, dan Renaisans Tiongkok. Semua ini kemudian dijadikan film gerak. Terjemahan bahasa Inggrisnya lainnya adalah biografi dua jilidnya mengenai Sun Yat-hui, yang kemudian dibuat menjadi film dan jadi dasar Togel sdy dengan judul nun sama. Dia juga seorang penulis menguntungkan buku-buku yang berwatak akademis yang terkait dengan ilmu toleran, politik, pendidikan, pustaka, psikologi, sosiologi, penyusunan, dan sejarah.

Hasilnya adalah perpaduan patut antara kebijaksanaan Barat dan Timur. Ini adalah buku yang tidak akan membuat pembacanya berpikir terlalu keras tentang maknanya. Sebaliknya, ia bakal membuat mereka menyerap konsepnya dan lambat-lambat memahami wawasan dan pelajarannya. Itu ditulis dalam bahasa sederhana dan argumennya mengalir dengan lancar. Seseorang dapat dengan mudah memahami pesan dari buku ini terutama dengan hanya membaca daftar isi nun diterjemahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *